Rabu, 14 Maret 2018

Menyindir Bukan Solusi

Sedang ingin sedikit berbagi. Bukan untuk mengajari tapi untuk saling sama-sama memperbaiki pola pengasuhan. Sejak saya mempunyai anak, saya jadi semakin perduli tentang pola pengasuhan.

---Mungkin suatu waktu saya akan membagikan cerita tentang anak saya---

Memang saat ini saya sedang belajar mengasuh seorang anak bayi berusia 9 bulan yang sedang berada dalam posisi "golden age" dan saya merasa tidak ingin menyia-nyiakannya. Saya tidak ingin membuat dia merekam sesuatu yang kurang baik untuk masa depannya. Sedikit saja kesalahan itu akan membentuk suatu karakter pada dirinya.

Dan, sayangnya dengan salah satu alasan saya terpaksa tinggal bersama dengan lingkungan keluarga yang saya rasa kurang pengetahuan mengenai dunia parenting. Boleh jadi saya anak bungsu dari 9 bersaudara, akan tetapi "melek ilmu" tentang parenting rasanya saya lebih dulu dibanding mereka. Karena saya lihat ada buanyak kesalahan pada pola pengasuhan. 

Ini bukan berarti saya lihai melihat kekurangan mereka, akan tetapi karena semua pola pengasuhan mereka tampak dan nyata terlihat menjadi karakter yang tumbuh menjadi watak anak-anaknya. Dan, singkat saya simpulkan ada banyak kesalahan pengasuhan.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Anak mama udah makin hebat yaa, udah berani pulang malam"

atau,

"Enggak ada angin, engga ada hujan, tumben banget anak perawan beres-beres kamarnya?

Pernah mendengar kalimat itu? Saya rasa ini bukan hal yang sulit untuk dijumpai. Dan parahnya ini adalah pola pengasuhan yang sudah dianggap benar oleh sebagian orang tua untuk mengungkapkan rasa kesal mereka terhadap anak mereka.

Apakah ini benar?

Saya rasa kurang tepat.

Kenapa?

Anak akan merasa bingung dan mulai merasa serba salah. Sebab kita tidak menunjukkan cara yang tepat untuk berkomunikasi.

Maka kalimat : "Anak mama udah makin hebat yaa, udah berani pulang malam" bisa diubah agar pesan kita terhadap anak bisa diterima dan anak mengerti apa yang harus dilakukannya di kemudian hari agar ini tidak terulang.

Pastikan Anda berbicara kepada anak saat kondisinya sudah sama-sama nyaman dan kepala dingin. Tawari ia makan, dan mulai bicara pelan-pelan dengannya. Lalu mulailah dengan dialog : "Jadi anak mama pulang selarut itu sebetulnya pulang dari mana, sih? Apa alasannya kok engga bilang dulu ke mama?

Mungkin anak akan mengerti arah bicara kita dan mulai merasa nyaman untuk menceritakan alasan kenapa ia bertindak seperti itu.

Berhenti menyindir anak, itu bukan solusi.
Itu malah akan membuat anak kita melakukan hal yang sama terhadap anaknya nanti.
Itu malah akan membuat anak semakin bingung dengan hal yang harus dilakukannya, dan seringnya menyindir malah menimbulkan masalah baru.

Hentikan.
Mulai dari hari ini.


tags:
parenting
pola pengasuhan
pola tepat pengasuhan
Dampak menyindir pada anak
Komunikasi dengan anak
Menegur anak dengan baik
Cara berkomunikasi dengan anak

Selasa, 13 Maret 2018

7 Obat Diabetes Alami dan Tradisional Paling Ampuh


Kita tentu sudah mengenal apa itu Diabetes atau Diabetes Mellitus. Diabetes adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Glukosa sendiri sangat penting bagi tubuh kita sebagai sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel didalam tubuh kita yang membentuk otot-otot pada tubuh.

Menurut data dari cermati.com saat ini Indonesia telah berada dalam jajaran penderita diabetes 10 besar di dunia. Bahkan, setidaknya sampai tahun 2013 saja, diperkirakan 8,5 juta orang di Indonesia dengan rentang usia 20-79 tahun mengidap penyakit ini.

Adapun gejala-gejala diabetes adalah :
  1. Penurunan berat badan secara berangsur-angsur
  2. Nafsu makan meningkat
  3. Sering buang air kecil terutama di malam hari
  4. Sering merasa kesemutan
  5. Terjadi infeksi jamur (biasanya di mulut) 
  6. Sering haus
  7. Pandangan mata kabur
  8. Kelelahan
  9. Luka yang lama sembuh
Jika Anda mengalami beberapa dari gejala diabetes di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah Anda mengidap diabetes atau tidak.

Jika Anda ternyata sudah mengidap penyakit diabetes, maka Anda tentunya ingin kadar gula darah Anda turun dan kembali normal, bukan? Disini ada informasi mengenai 7 Obat Diabetes Alami dan Tradisional Paling Ampuh untuk membantu kesembuhan Anda. Apasaja ke 7 Obat tersebut?

Simak yaa...

 1. Kayu Manis

Obat tradisional ini dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah karena dapat merangsang aktivitas insulin. Akan tetapi perlu diketahui juga bahwa dalam kayu manis ini terdapat zat racun yang disebut zat coumarin, maka sebelum mengkonsumsinya diperlukan konsultasi ke dokter dan tentunya pengolahannya pun diperlukan cara yang tepat.

Adapun cara mengobati diabetes dengan kayu manis adalah :
  • Siapkan 1 sendok teh bubuk kayu manis, seduh dengan segelas air hangat.
  • Aduk hingga rata
  • Minum ramuan tersebut selagi hangat hingga habis
  • Untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi, konsumsi 2 kali sehari untuk hasil yang lebih maksimal
  • Adapun untuk pencegahan penyakit diabetes, cukup minum 1 kali dalam seminggu.

 2. Bawang Putih

Bawang putih tentunya sudah menjadi bumbu wajib di dapur setiap rumah. Jadi bukan hal sulit menemukan obat tradisional yang satu ini. Mengkonsumsi bawang putih dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah, akan tetapi harus dengan kadar dan dosis yang tepat.

Adapun cara mengkonsumsi bawang putih untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan cara:
  • Untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi Anda cukup mengkonsumsi 1 siung bawang putih setiap hari secara rutin.
  • Disamping itu Anda juga harus rutin melakukan pengecekan gula darah untuk mengetahui perkembangannya.

3. Daun Kari

 Manfaat daun kari dipercaya cukup efektif untuk menurunkan kadar gula darah untuk diabetes tipe 1 ataupun tipe 2. Selain manfaatnya untuk menurunkan kadar gula darah, daun kari juga dapat mencegah diabetes.

Cara mengobati diabetes dengan daun kari adalah :
Pertama-tama siapkan daun kari yang sudah dicuci bersih sebanyak 10 lembar, lalu kunyah daun kari tersebut secara rutin setiap pagi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari manfaat daun kari untuk mengobati diabetes ini lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur setiap hari selama 1-2 bulan.

Selain untuk mengobati diabetes, daun kari juga bermanfaat sebagai obat alami untuk menurunkan kolesterol dan juga untuk menurunkan berat badan berlebih.


4. Teh Hijau / Green Tea


 Selain dikenal bermanfaat untuk menurunkan berat badan berlebih, teh hijau juga memiliki banyak manfaat lainnya untuk kesehatan. Diantaranya yaitu untuk menurunkan kadar gula darah berlebih pada penderita diabetes.

Hal ini dikarenakan didalam teh hijau mengandung senyawa antioksidan yang sangat tinggi dan juga hipoglikemik yang sangat kuat, sehingga mampu mengendalikan proses terjadinya pelepasan gula darah. Dengan demikian, minum teh hijau secara rutin dan teratur mampu secara ampuh menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Cara mengobati diabetes dengan teh hijau adalah :
Siapkan satu kantung teh hijau celup, lalu seduh dengan segelas air panas tanpa tambahan gula. Minum secara rutin setiap pagi dan malam sebelum tidur. Terus minum teh hijau ini setiap hari meskipun kadar gula darah anda sudah normal. Karena manfaat teh hijau dapat menstabilkan kadar gula darah agar tidak meningkat kembali.


5. Daun Kelor

Karena adanya peribahasa "Dunia tak selebar daun kelor", tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Selain manfaat daun kelor sebagai penurun darah tinggi alami, daun kelor juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Cara mengobati diabetes dengan daun kelor adalah :
Siapkan segenggam daun kelor segar yang langsung diambil dari tanamannya. Lalu cuci bersih dan tumbuk daunnya. Rebus tumbukkan daun kelor dengan segelas air dan saring. Minum air saringan daun kelor setiap pagi hari sebelum sarapan secara rutin untuk kembali menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.


6. Daun Kemangi

Daun kemangi selain nikmat untuk dijadikan lalapan, ternyata memiliki khasiat untuk menurunkan kadar gula darah secara alami. Dibalik aromanya yang khas, daun kemangi memiliki antioksidan yang sangat tinggi, juga mengandung minyak essensial yang dapat meningkatkan produksi eugenol, metil eugenol dan caryophillene.

Cara pengobatan diabetes dengan kemangi adalah :
Untuk menurunkan gula darah berlebih bagi penderita diabetes, maka anda dapat mengkonsumsi segenggang daun kemangi setiap harinya. Bisa juga dikonsumsi dalam bentuk jus. Pastikan konsumsi daun kemangi sebelum makan.


7. Alpukat
Banyak makanan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes, salah satunya adalah buah alpukat. Di dalam buah alpukat terdapat lemak tak jenuh yang sangat baik untuk menstabilkan gula darah juga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Menurut hasil penelitian, jika resiko sindrom metabolik seperti penyakit diabetes ini bisa mengalami penurunan dengan rutin mengkonsumsi buah alpukat setiap hari baik dikonsumsi secara langsung maupun dijadikan jus.

Selain itu juga terdapat hasil studi yang menyatakan bahwa dengan melakukan diet tinggi asam lemak tak jenuh tunggal dan juga diet karbohidrat yang tinggi dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, bahkan dengan mengkonsumsi buah alpukat juga dapat menurunkan resistensi insulin.

Bagaimana? Apakah Anda sudah mencoba salah satu dari 7 Obat Diabetes Alami dan Tradisional Paling Ampuh untuk menurunkan kadar gula darah?


Perhatian!
Sebelum konsumi 7 Obat Diabetes Alami dan Tradisional Paling Ampuh ini mohon konsultasikan dahulu dengan dokter Anda untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. 


Mengenal Diabetes

Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Glukosa sangat penting bagi kesehatan kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh kita.
Penyakit ini memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Senin, 24 Oktober 2016

Resep Simple Pancakes : Seven Layers Strawberry Choco Pancakes

Resep membuat pancakes bisa dibilang cukup simple. Bahannya mudah di temukan, gak perlu ke toko bahan kue, kita cukup nengok warung sedikit, bisa dapetin semua bahan-bahannya. Saya sendiri waktu pertama kali percobaan ya memang memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada di rumah. Dan hanya membeli bahan sisa lainnya yang memang stok nya lagi kosong di dapur.
Bahan-bahan untuk membuat pancakes cukup siapkan :
-  200gr Tepung terigu (saya pakai takaran sendok, dan pakai 14sdm berhubung belum ada timbangan, hehe)
- 150 ml Susu Cair (sebagai alternatif , saya pakai SKM 1 sachet yang di larutkan dalam 1 gelas air)
- 1 butir telur
- seujung sdt baking powder
- garam secukupnya

untuk topping boleh apa saja sesuai selera, tapi kalau saya cukup pakai selai strawberry, meses rasa dark chocolate dan sedikit skm coklat.

Untuk cara membuatnya :
- campurkan terigu, susu cair, telur, baking powder dan garam dalam 1 wadah, aduk dengan menggunakan whisk
- jika sudah tidak ada yang bergerindil, adonan bisa langsung di masak
- panaskan teflon anti lengket
- tuang adonan menggunakan sendok sayur ke bagian tengah teflon, lalu tipiskan sesuai keinginan, dan tutup teflonnya.
- masak dengan api kecil
- biarkan bagian bawah pancakes berwarna kecoklatan,
- jika sudah di rasa cukup matang, balik pancakes dan panggang kembali
- angkat, dan beri topping sesuai selera

Tips :
untuk topping, saya berikan di setiap lapis pancakes. Begitu satu pancakes matang, saya berikan selai strawberry di bagian atasnya, lalu di tumpuk dengan pancakes lainnya, begitu seterusnya hingga 7 lapis/layers. Taburkan meses coklat dan skm rasa coklat.
Untuk takaran adonan di atas, jadi 14 pancakes. Bergantung besarnya sendok sayur yang anda gunakan.

Mudah kan?
Selamat mencoba!!


Jika tertarik melihat hasil ndapur ku yang lain please visit : Instagram @siti_suhaebah25
Kalau ada yang tertarik resepnya, silakan komen di bawah..
Thanks for Visit ^_^

Kamis, 20 Oktober 2016

Ciri-Ciri Kain Wolfis / Woolpeach

Contoh Gamis berbahan Wolfis, (photo by : Ovy Key)
Kalau di lihat-lihat, sekarang tuh lagi ngetrend banget pakaian jenis gamis. Lagi in katanya. Ya abis, buka facebook : pada Jualan gamis, buka Instagram : pada Jualan gamis, kalo jalan-jalan : buibuk di mana-mana pakai gamis. Dan lagi, jenis gamisnya banyak macemnya. Mulai dari gamis katun jepang, gamis ceruti, sifon, dan ada juga gamis wolfis, eh woolpeach, eh wolpit. Ealaah itu apa ya namanya. Nah jenis gamis yang terakhir itu *susah sebutnya*, kebetulan Candy kemaren baru aja nyoba beli jenis gamis berbahan wolfis itu. Saking ga sabar pake, kemaren dateng, sekarang udah di cuci ajaa, hehehe. Tuh, Candy beli yang warna maroon, aslinya kece loh warnanya (engga maksud promo, ini perasaan bahagia karena warnanya sesuai di hati ^_^). Yaa, sekalian mau ngasih tau, ternyata, kain yang berhasil bikin Candy galau ini punya banyak karakter spesifik yang kita harus kenali dahulu. Jadi, buat buibuk yang lagi nyari gamis berbahan wolfis seenggaknya bisa tau sedikit tentang kain spesial ini.
 ***
Kain ini memang terkadang disebut sebagai Woolpeach, Wolfis, Wolfiz, Kain Arab, Kain Arob (apa Candy bilang, namanya banyak, kan?). Tapi sebetulnya apakah perbedaan nama kain ini menunjukkan perbedaan kualitas? Sebatas yang Candy tau perbedaan nama kain ini hanya karena perbedaan pengejaan saja, namun menunjuk pada satu jenis kain yang sama. Biasanya di pasaran, pada roll atau gulungan kainnya itu ada tulisan : woolpeach, tapi kebanyakan orang menyebut kain ini disesuaikan dengan pengejaan atau bahasa yang berbeda-beda. Yaa, Candy sendiri sebut kain itu namanya kain : wolfis (bukan wolpis, takut ketauan sunda tulen, hehehe).


Bersumber dari blog salah satu penjual pakaian gamis (http://www.lumizshop.com) bahan wolfis memiliki beberapa karakteristik, yaitu :
  1. merupakan bahan yang tebal, 
  2. tidak menerawang,
  3. memiliki warna-warna yang netral, sehingga cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari,
  4. memiliki serat yang halus dan rapa,
  5. bahannya tebal tetapi ringan,
  6. tidak panas,
  7. nyaman dipakai,
  8. tidak mudah kusut,
  9. tidak transparan,
  10. tidak licin,
  11. harganya terjangkau. 
  12. Kain/bahan wolfis mudah disetrika, tetapi harus hati-hati jangan terlalu panas karena kain/bahan ini tidak tahan panas.
Bahan wolfis ada yang tanpa motif (polos) ; bersalur emas dan perak ; bahkan ada juga yang bermotif. Bukan hanya coraknya saja yang bermacam-macam, warnanya pun beraneka ragam, yaitu : hitam ; coklat ; merah tua ; biru dongker ; ungu ; hijau ; dan lain-lain. Jadi memang kain ini pasti banyak di pilih konveksi dan penjahit pakaian. Jelas aja, karakteristik nya bikin semua orang jatuh hati.. hihi..
Aplikasinya juga beragam, bisa di buatkan gamis, kerudung pasmina atau khimar, bisa di buatkan rok, kemeja, dan banyak lainnya. Warnanya juga cem-macem. Pilih dah tuh warna apa yang di pengen, terus jahit, pakai. Pasti cantik dan ganteng kalo udah jadi pakaian ^_^. Atau mungkin sudah ada yang mulai tertarik untuk buka usaha pakaian yang hasil jahit sendiri. Ih, asli justru Candy malah kepikiran begitu loh. Sayangnya, harus "agak kuat" di modal yaaa, memang belum cukup sih buat ngikutin kepengen yang sebesar itu mah, nanti mungkin akan segera di buka "Candy Collection" hihi *entah kapan :( *

Nah, gimana readers? Sudah cukup mengenal yaa sekarang apa itu jenis kain wolfis, woolpeach, woolpit, woolfic, apalah apalah.. pokoknya semuanya itu satu kain. Jadi jangan bingung sendiri kalau di facebook, di Instagram, di line atau di pasar ada yang jual gamis atau pakaian berbahan wolfis tentunya readers udah mulai kebayang karakteristiknya dan mulai bisa membedakan.


Salam Kamis Manis, Semoga bermanfaat ^_^
-Candy, 2016-

Jumat, 14 Oktober 2016

Tiga kesalahan Fatal Blogger Pemula

Sebetulnya ini Candy tulis bukan karena Candy sudah ahli bin mastah dalam dunia blog. Tapi sedikit banyak, ini yang Candy rasakan sebagai blogger pemula yang membuat blog Candy stagnan ga kemana-mana, gak ngapa-ngapain, dan ga ada perubahan yang signifikan.
Sempat beberapa artikel pun menyatakan hal ini tapi serius ini semua Candy alami sendiri, karena memang apa yang tertuang di blog ini kesemuanya itu hasil pengalaman Candy sendiri. Dan Candy gak mau para blogger pemula yang mau belajar ngeblog terhenti langkahnya karena hal-hal ini, hal-hal yang sudah Candy alami dan begitu merugikan karena membuang waktu banyak. Bener deh serius. Nyesel nya baru sekarang.
Secara, C. andy kan seharian 24 jam ada di rumah, gak kemana-mana, belum punya kesibukan baru lagi setelah bulan Agustus lalu resign, dan Full jadi Ibu Rumah Tangga. Jadi, sekarang tuh nyesek banget. Selama beberapa minggu kebelakang gak memanfaatkan waktu untuk mengisi kegiatan bermanfaat yang bisa menggali potensi, serupa menulis, iya, menulis di blog. Karena memang menulis sendiri sudah jadi hobi, tapi entah kenapa, hobi nya kalah dengan kata : MALAS. Ada yang jual obat anti malas disini? hihihi. Serius, readers, Candy sekarang baru sadar, ternyata selama ini sudah melakukan kesalahan fatal sebagai blogger pemula. hiks
Langsung aja yaa Candy bahas satu-satu tentang : Tiga Kesalahan Fatal Blogger Pemula.

***

1. Galau Masalah Topik
Topik ini wajib difikirkan sejak dini *eahaaha*. Engga, maksudnya gini loh. Sebelum kita kemudian bikin blog, kita mesti tau dulu, ini blog mau di bawa kemana, mau bahas apa, dan pastikan temanya itu cukup pada 1 topik aja. Jadi bahasannya pun mudah buat kita pemula yang kadang suka susah dan kebingungan mau ngetik apa setelah buka blog, klik entri baru *kalo pake blogspot*, dan disana cuma ada kolom Judul dan selembar page kosong, sama kosongnya dengan ide kita mau ngetik apa disana *asal jangan hati aja yang kosong yah readers, hahaha*.  Gausah rumit kok bahasan topiknya, apa aja yang udah kita kuasai, apakah itu tentang masakan, tentang mereview suatu barang atau jasa, atau tentang photography, tentang ilmu pengetahuan, tentang menulis, craft, apa ajalah pokoknya yang memang udah mendarah daging di jiwa readers, yang memang udah gak kuat di bendung dan harus segera di tuangkan dalam sebuah tulisan *eaaaaa*. Tapi mesti juga jadi bahan pertimbangan bahwa topik kita itu bermanfaat untuk readers dan visitornya, kenapa? Karena kebermanfaatan itulah yang nantinya akan membawa readers dan visitors datang kembali ke blog kita, percaya deh sekaliii ini aja sama Candy. Kalo itu tulisan kagak bermanfaat, di jamin gak akan ada yang lirik, nanti liat aja statistiknya, ada sih visitors tapi sedikit, hihi.
Tapi kalo para blogger pemula mulai kebingungan mau nulis apa, yang katanya harus dikuasai lah, harus bermanfaat lah, hal ini jangan sampe bikin kalian jadi males nulis dan jadinya cuma bikin blog dan gak ada satupun bahasan yang di posting. Itu kesalahan PALING FATAL SEDUNIA, hahaha. Gausah bingung deh kalo emang udah mentok, kalian coba asah kemampuan menulis kalian aja dulu, nulis apa kek gitu, atau mungkin curhat, atau meyatakan perasaan, atau bikin puisi, apa kek yang penting ada postingan dan itu blog yang baru di bikin gak kosong mlompong banget, hihihi..
Candy sendiri sama, dulu waktu bikin blog sih semangat, tapiiii, kesini nyaaa giliran harus posting kleyengan sendiri. Tapi seenggaknya, kita punya kewajiban posting dan isi blog setelah bikin blog.


2. Tidak Konsisten
Oke, jika readers dan para blogger pemula sudah mulai mendapat pencerahan tentang topik apa yang akan di bahas dalam blog, itu bagus, sudah satu kemajuan. Tapi, untuk mengisi blog itu gak cuma selesai di tahap itu aja. Percuma kita punya topik kece, keren konsepnya dahsyat tapi kitanya angot-angotan ngisi blog sampe-sampe kalo di liat dari arsip, paling tahun ini cuma posting 5 postingan. Menyedihkan. Ngisinya aja ogah-ogahan, gimana readersnya mau ngintip blog kita kalo begitu ceritanya? Iya, toh?
Seenggaknya, kalian coba targetin miniman One Day One Post (ODOP). Pssttt, Candy sendiri sampe sekarang memang belom ahli di bidang ini, khususnya untuk mencoba ODOP, alhasil, blognya Candy masih begitu begituuuuuuuuuuu aja, gak banyak perubahan, gak banyak visitornya. Sedih. Nah, makanya Candy tulis ini beneran murni karena gak mau kalian ngalamin hal kayak Candy, Insya Allah, setelah nulis ini, nanti bisa terapin ODOP, start today, yuk ahh, yang rajin cari materi. Kalo Candy sih nyoba untuk apapun yang kita rasakan apapun yang ada di otak kita, coba tuangkan, lalu berikan sedikit sentuhan finishing untuk memberikan kesan bahwa tulisan itu wajib di baca, kalo engga di baca bakalan nyesel. Dengan apa finishingnya? Ya itu tadi, hal yang bermanfaat. Right?

3. Sering Mantengin Statistik
Ini juga masih jadi penyakit Candy. Tiap selesai bikin postingan, besoknya atau 2 jam setelahnya lirik-lirik dashboard buka-buka statistik. Dampaknya adalah, Candy jadi semangat kalo total viewersnya banyak, tapii, nih yaa ada tapinyaa, tapiiiii,, ketika viewersnya sedikit, Candy jadi gak semangat buka-buka blog sekedar liat statistik apalagi bikin postingan. Nah, ini juga akan mempengaruhi kinerja kita dalam dunia blog, terlebih kita itu masih newbie. Jangan deh, jangan tiru penyakit Candy. Ini berpengaruh negatif banget. Boleh sih liat-liat statistik, tapi jangan keseringan, takutnya, kita bikin postingan bukan lagi niat untuk kebermanfaatanya, tapi untuk dilihat seberapa hebat tulisan kita hingga mampu menarik banyak viewers. Itu gak usah di pikirin. Tugas kita, bikin dan posting hal-hal yang bermanfaat buat readers kita, visitors kita. Ketika tulisannya bermanfaat dan berkualitas, di jamin pasti mereka akan sering buka blog kalian, mungkin sehari lebih dari sekali karena saking bagusnya blog kalian, bagusnya tulisan kalian. 

Sebetulnya masih ada beberapa hal yang bikin blogger pemula gagal bergerak cepat dalam membangun sebuah blog. Misalnya, terlalu sibuk sana sini hias blognya, sedangkan postingannya sendiri recehan, terus jarang blogwalking & berkumpul bersama dengan komunitas yang berkualitas yang mampu memberikan efek positif untuk dirinya sendiri dalam membangun sebuah blog. Masih ada banyak hal, tapi ketiga hal ini hal dasar yang berdampak fatal yang udah Candy rasain, dan Candy mohon setelah Candy share postingan ini, kalian blogger pemula jangan mengulang kesalahan yang sudah Candy lakukan. Ini merugikan, sumpedeh.

Jadi, mulai sekarang, readers dan blogger pemula yang tersayang. Kita gak usah terlalu kritis akan hal-hal yang sepele, kita fokuskan diri kita untuk setidaknya membuat tulisan yang bermanfaat. Udah, tugas kita itu aja dulu. Memang, pada ujungnya, tujuan kita sama, agar blog yang kita buat akan banyak dikunjungi, yang mana hal ini nanti akan membawa dampak positif dan kita bisa mulai monetisasi *gitu bukan nulisnya?* dengan blog kita. Banyak visitor = menghasilkan banyak dollar. Iya, itu memang bener, 100000% bener. Tapi, itu semua gak gampang dan gak instant, terutama buat kita yang bicara dengan tulisan, yang berbahasan dengan huruf dan angka. Butuh kesabaran dan konsistensi, butuh kualitas. Karena kita akan dikenal sesuai dengan apa yang kita tulis.


"Yang sulit itu bukan untuk memulai, tapi untuk bertahan dengan apa yang sudah kita mulai"
-Candy, 2016-



Rabu, 12 Oktober 2016

Kembali ke titik temu (Part II)

Hmm, bentar.. bentar...
kemaren waktu cerita di postingan Kembali ke titik temu (Part I) Candy cerita sampe mana ya?
Hmmm,,,,,
Ohh itu yang terakhir di ceritain tentang yang ketemu sama calon ibu mertua ya? Iya, waktu itu mah masih calon, kalo sekarang beneran ibu mertua tercintaaaaa. hahaha

Oke kalo gitu, kita langsung cus lanjut ceritanya lagi. Kalo ada yang belom nyambung dan bertanya-tanya kok ini si Candy ceritanya ujug-ujug ketemu calon mertua aja,gimana ketemu calonnya? Calonnya siapa? Dan gimana cara ketemunya?? Yaudah sih, daripada bertanya pada rumput yang bergoyang *eahaaaa* mending sana klik link ini dulu : Kembali ke titik temu (Part I) dan nanti dapat semua petunjuk dan pedomannya, berupa cerita yang "teu pararuguh" tapi cukup menjawab semua kebingungan para readers. Hahahaha....

Udah ah, kembali ke laptop yaa..
Candy lanjut next episode nya, gatau ini nanti jadi berapa episode, yang jelas, ikutin terus aja ceritanya, di jamin gak akan pernah ngebosenin *hopefully*..
***
Jadi sejak pertemuan pertama dengan ibu Sandy, Candy terus-terusan jadi bahan ceritaan di rumah Sandy, gak ada hentinya. Terutama dari si Ibu yang cerewet tapi baik hati *jadi kangen*, beliau selalu tanya : Candy kok gapernah kesini lagi? Sementara si cuek Sandy cuma jawab : lagi sibuk kuliah kali, bu. Selalu begitu jawabannya, monoton. Padahal cuma gamau bawa si Candy aja, soalnya Candy masih malu-malu ketemu calon ibu mertua waktu itu mah. Hihi, rasanya aneh aja, dikenalin ama calon mertua, yang sama sekali waktu itu ga kepikiran bakal beneran jadi ibu mertua beneran. Terang aja, waktu itu kan masih awal semester. Mana kepikiran tentang nikah? Masih asyik belajar *ah yang bener??*, masih asyik maen. 
Dan ternyata menurut Sandy, ibu gak pernah sebegitu kangennya ama ceweknya Sandy, kecuali sama Candy *Ayeeyy*. "Iya, pas pertama kali ketemu dan ngeliat kamu, dia bilang, cocok, suka. Gatau kenapa", begitu pengakuan Sandy ketika Candy tanya : Emang si ibu kenapa nanyain aku melulu?.
Semua berjalan baik-baik saja, sampai akhirnya... *jengjengjeeeenggg*
Sampai akhirnya kami harus memutuskan untuk "berpisah tempat" untuk sementara. Begini, begini. Candy jelasin sedikit. Jadi kampus tempat kami pertama kali bertemu itu, adalah salah satu kampus yang punya join program dengan kampus unggulan lain. Yaa, jadi kuliahnya beberapa semester di kampus itu, sebagian lainnya di kampus joinannya. Dan kami, salah satu mahasiswa yang tertarik ikut program itu. Tapi, yang menjadi permasalahan, di awal di informasikan bahwa seharusnya kami kuliah 4 semester disini, dan 4 semester di kampus joinan, realitanya, kami hanya boleh kuliat 2 semester di kampus ini, sisanya di sana. Dan itu cukup nyesek karena kampusnya itu sama-sama bagus, tapi lokasinya jauh banget, satu di Jawa Barat, satunya di Jawa Timur. Informasi mendadak yang bikin kami gak siap untuk ikut ke Jawa Timur dan lebih memutuskan untuk pindah kampus lain yang masih di Jawa Barat.
Akhirnya, pindah lah saya ke suatu kampus yang penuh dengan keberuntungan. Memang untuk memulai kuliah di kampus baru ini bukan pilihan atau kemauan Candy. Karena sejak lulus SMK sama sekali Candy tidak ingin masuk kampus itu untuk satu dan alasan lain yang gak usah di jabarin takut jadi berita di koran, hehe. Nanti deh di ceritain pengalaman khusus waktu di kampus sampe Candy bilang ini keberuntungan. Pada intinya memang masuk kuliah di kampus baru ini karena pilihan orang tua, dan Candy cuma bisa : nurut, manut, meskipun gak sesuai sama hati.
Terus Sandy? Dia gimana? Iya, dia juga sama, pindah kampus. Tapi....gak sekampus sama Candy. Mungkin dia punya alasan lain, makanya ga ikut di kampus yang sama. Ya itu artinya, "berpisah tempat" untuk sementara pun, dimulai. Semacam LDR lah kalau kata anak gaul sekarang.
Kondisi ini sedikit sulit dilalui, karena kita kebiasaan kemana-mana barengan, ngerjain tugas barengan. Sekarang harus mulai adaptasi dengan melakukan semuanya sendiri. Bagi Candy semuanya mudah untuk dilalui meski harus LDR. Malah Candy makin semangat kuliah, ngejar yang jadi impian, melakukan apa yang bisa di lakukan di kampus kecil itu dengan segala fasilitas yang ada *merinding ngetiknya, jadi ingin kembali ke masa kuliah, kalo perlu di ceritain dikit, masa kuliah itu masa Emas, kenapa? nanti di ceritain >,< *, tapi Sandy yang malah galau-an mulu. Dikit-dikit sms, bbm, minta ketemu, nawarin diri untuk nganter balik, sekedar untuk, melepas kangen katanya.
Begitu terus berjalan selama 6 semester. Berat untuk di jalani, namun sama sekali tidak terpikir untuk menyudahi hubungan. Memang selama kepisah ini, kita sering berselisih paham, berantem lah, adu pendapat yang gak penting karena masalah sepele. Tapi, gak sama sekali kepikiran buat udahan. Meski memang, selama pacaran Candy selalu merasa benar dan keras kepala. Merasa paling bijak dan paling pintar, sampai-sampai berani underestimate sama pacar sendiri *dosa terbesar gue ini mah, tapi kemaren udah jujur sama Sandy, dan sekarang penilaian negatif itu berubah kagum, he is awesome, promise lagi insya Allah nanti diceritain deh uniknya punya suami kayak diaa*. Sandy juga kadang kesel terus-terusan di salahin, dibikin bete, tapiiiiii sedari dulu anak ini sabarnya sedalam samudera, seluas jagat raya ini, uwoooo *laahh*. Itu adalah salah satu hal yang bikin Candy gak mudah melepaskan diri dari Sandy walau memang, Candy sempat jenuh. Mungkin karena terlalu lama ngejalanin hubungan LDR, jarang ketemu, sekalinya ketemu waktunya abis buat dipake marah-marah *haayoooo siapa yang pernah ngalamin yang beginian? hihi*.
Oh iya, jadi keinget. Waktu masih kuliah, sekitaran semester 6, tahun 2013an berarti. Pas lagi KKN dulu, Sandy di terima kerja di sebuah perusahaan (sampe sekarang masih kerja disitu) dan di kerjanya di lokasikan di Karawang. Omaygad, ga cukup apa kita pisah kampus sekarang harus beda kota, dan cuma bisa ketemu kalo pas Sandy pulang. Karena ga tiap minggu doi balik, terlalu jauh dan cape banget kalo pulang sampe tiap minggu. Dia di Karawang sampe Candy lulus kuliah *jadi inget, dia dateng dooong ke acara wisudaan Candy, nanti di ceritainn >,< banyak banget yaah yang harus di ceritain*
Candy lulus dan mulai bekerja di Bogor, sedangkan Sandy malah di pindah ke tempat lain, dari Karawang ke Garut. Dari rumah ke Garut itu 5 jam. Semakin jauh kemungkinan untuk sering ketemu. Jadilah kami nyanyi lagunya RAN "Jauh di Mata dekat di hati" hahaha. Aseli itu kondisi pualing nyesek. Saat harus kerja ke Bogor dia di Garut, ketemu paling 2 bulan sekali. Karena untuk ketemu kita harus sama-sama pas lagi pulang ke kampung halaman. Saat yang lain pada malam mingguanlah, nonton bioskoplah, eh kita malah gigit jari, jauh-jauhan.
Tiap malem cuma bisa nahan kangen. Tiap hari cuma bisa contact via WhatsApp, Candy kurang begitu suka telfonan, jadi kegiatan komunikasi ngobrol di telfon pun jarang. Makin kerasa hambar banget deh pacarannya. Terlebih, Candy sibuk di kantor dengan jadwal yang ngga nentu karena kerja masih sistem shifting, kadang berangkat pagi, pulang malem, boro-boro pegang hp, yang ada males dan pengen tidur. Komunikasi semakin jarang, ketemu udah hampir ga pernah, makin berjauhan. Kadang suka kasian sama Sandy, dia kalo kangen pengennya ketemu, gak masalah walaupun jaraknya jauh. Percaya atau nggak, Sandy pulang dari Garut menuju Cianjur : jumat malam, sabtu pagi : berangkat dari Cianjur-ke Bogor untuk jemput Candy pulang ke Cianjur lagi, minggu pagi : kecapean dan cuma bisa ketemu untuk makan siang, minggu sore : Sandy balik ke Garut. Beneran kalo di pikir-pikir dia itu sebenernya bela-belain cape begitu mau ngapain sih? Candynya juga sih yang kadang kurang ajar, udah tau pacarnya kerja jauh, masih aja pengen di jemput. Memang kadang Candy gak minta pun, Sandy ujug-ujug bilang : Aku ke Bogor ya, jemput kamu. Ya, bisa apa kalo udah begitu? Karena dia itu gak suka idenya di tolak meskipun alasan di tolaknya pun karena untuk kebaikan dia sendiri. Candy sering bilang : kamu jangan kecapean, aku bisa balik ke Cianjur sendiri, gak masalah kalo harus pulang naek motor sendirian, yang penting kamu gak cape. Cianjur-Garut aja udah 5 jam, kamu cape di jalan. Tapi gak sekalipun di terima dengan baik, malah marah-marah dan bilang : Kamu gak ngehargain usaha aku, aku cuma pengen ketemu, gak masalah ketemunya sebentar, gak masalah buat aku kecapean, aku udah bisa ngeliat kamu, cape aku ilang yank *meleleh, ini gak pake boong, asli keluar dari mulutnya, gak ada tersirat gombal, sepenuhnya tulus, keliatan dari matanya* dan kalo udah ngomong begitu, Candy cuma bisa diem dan manut.
Sandy mungkin kesel juga lama-lama hidup dalam kondisi kayak gitu, lama-kelamaan dia juga ngerasa cape karena harus bulak-balik 3 kota dalam 2 hari hanya untuk ketemu dan ngobrol dan itu pun gak pernah bisa lama, paling 1-2 jam. Gimana coba?
Tapi justru kondisi ini yang bikin kita makin bertahan, makin penasaran, gimana sih rasanya kalau kita bisa hidup berdampingan selamanya? Gak kepisah dan gak ada yang larang? Semakin jauh, semakin lama, semakin sering merasa lelah dalam hubungan itu, ternyata malah semakin kuat perasaan itu timbul. Perasaan untuk "hidup bersama".
Candy jadi inget satu foto yang Candy bikin waktu kita masih bareng-bareng. Waktu masih segalanya, kemana-mananya berdua, nangis berdua, ketawa berdua. Foto yang bikin kita termotivasi untuk selalu bersama-sama.

Ya Allah, 2011. Foto ini bahkan masih ada di laptop kita, dan semoga Allah mengizinkan, ya? :)
Meleleh,
Meleleh,
Candy fikir itu semua hanya candaan, hanya gurauan, hanya coretan anak kecil yang gak ada artinya, dan akan dibuang begitu saja. Tapi Allah berkata lain. Kami kembali ke titik temu setelah perjuangan melelahkan memisahkan kami 4 tahun lamanya. Penuh drama *gak se romantis drama korea sih, hehe*, penuh canda, penuh amarah, pernah juga di liputi rasa rindu yang tak terbendung, pernah cemburu setengah mati, pernah terfikir untuk berhenti, tapi ternyata kita sudah satu hati, Allahpun menghendaki.
Singkat cerita,
Datanglah seorang pria ke rumah. Datang seorang diri pakai jaket, pakai kaos dan jeans lusuh. Bicara tegas dan tegang menghadapi Apa. Jantan. Dia bilang : "Saya bermaksud menjalin hubungan serius dengan putri bapak, Saya memang belum punya apa-apa, masih sebagai karyawan. Tapi, saya akan bertanggungjawab apapun yang akan terjadi nanti. Bukan apa-apa, saya tidak buru-buru, alasan saya datang kesini karena ingin menundukkan pandangan, sudah terlalu lama begini terus *keceplosan, dia lupa selama ini kita backstreet*. Saya ingin semuanya mulai sekarang bernilai ibadah, saya harap bapak mengerti maksud saya".
Hening.
Apa mulai menanggapi dan sebagian besar nasihat dan perkataannya tak mampu Candy cerna. Bukan karena sulit di pahami, tapi, masih terharu dengan apa yang barusaja di katakannya. Sebelum dia datang, dia cuma bilang : Yank, aku mau dateng ke rumah, ya? Mau maen. Jadi sama sekali tidak terfikirkan bahwa dia akan melakukan sesuatu sejauh itu. Sandy, lelaki dengan penuh kejutan di balik diamnya.
Yang berhasil Candy ingat dari jawaban Apa saat itu cuma : Nak Sandy, bapak mengerti, sangat mengerti karena dulu bapak pernah muda, mengalami semuanya ini. Tidak mudah untuk melakukan ini semua, bapak terima dengan baik maksud kedatanganmu kesini hari ini, tapi.. Akan lebih baik jika kau ajak ayah dan ibumu kemari, karena ini harus persetujuan kedua belah pihak. Mari duduk sama-sama membicarakan semua maksud nak Sendi dan keluarga yang sebetulnya. Nanti kita makan nasi liwet bersama, jika perlu bakar ikan gurame, ya?
Candy tercengang, karena tak sedikitpun ada nada tolakan dari perkataan Apa. Beliau menerima dengan baik semua pendapat Sandy, dan mengundang orang tuanya ke rumah untuk sama-sama berbicara hal yang serius.
Tibalah hari itu, 24 Januari 2016.....

tapi,,,
Nanti akan Candy ceritakan lebih detail, karena, jadi baper sendiri, merinding sendiri dan jadi kangen suami sendiri, nih. Pengen ngobrol, pengen jalan bareng, pengen pacaran kayak dulu lagi. Pacaran halal. Ya ampun, kangen...
Padahal sekarang kalo kangen tinggal nengok juga orangnya ada di samping. Tapi perasaan itu malah semakin besar setelah pernikahan kami berlangsung..
Next I'll tell you more..
Don't miss it..
Because, maybe I'll make Part III,
^_^